WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Sehari, musibah kebakaran terjadi di Banjarmasin. Sebelumnya Rumah Makan Wong Solo di Jalan Hasan Basry Kayutangi Banjarmasin, jelang berbuka puasa api kembali berkobar di Jalan H Anang Adenasi Gang Hikmah RT 20 RW 02 Kelurahan Antasar Besar, Senin (26/4/2021).

Berdasarkan laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin, api menyala sejak pukul 18.00 Wita dan berhasil dipadamkan barisan pemadan kebakaran, relawan serta BPBD Kota Banjarmasin sekira pukul 18.35 Wita.

Beruntung, api berhasil dipadamkan, dan pemadam kebakaran, relawan serta BPBD Kota Banjarmasin tidak mendapati kendala menaklukan si jago merah tersebut.

Api menghanguskan satu buah rumah rusak parah serta menghanguskan satu rumah dengan lima pintu atau bedakan yang mengalami kerusakan sekitar 35 persen. Adapun pemilik bedakan diketahui berdama Lily sedangkan rumah yang rusak parah dihuni oleh Ayu.

Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut. Kerugian diperkirakan sekitar Rp 250 juta.

Polsek Banjarmasin Tengah pun masih melakukan penyelidikan penyebab kebakaran tersebut.

Diberitakan sebelumnya, Di saat terik menyengat siang tadi, warga Kota Banjarmasin dihebohkan dengan raungan sirine mobil pemadam kebakaran, Senin (26/4/2021).

Puluhan mobil Barisan Pemadan Kebakaran (BPK) di Kota Banjarmasin sigap membelah jalanan kota menuju Jalan Brigjen H Hasan Basri, Kayutangi, Banjarmasin Utara.

Relawan BPK mendapatkan info terjadi kebakaran di salah satu bangunan di kawasan tersebut. Tenyata yang terbakar adalag Rumah Makan Wong Solo, yang letaknya persis di depan Sekolah Tinggi Ilmi Ekonomo Indonesia (STIEI) Banjarmasin.

Diinformasikan, api mulai berkobar sekitar pukul Senin, (26/04/21) siang, 11.30 Wita. Api pertama melalap bagian dapur rumah makan yang dikenal dengan menu ayam itu.

Salah seorang petugas BPK menyebutkan, kobaran api terlihat berasal dari tabung gas.

Diduga terjadi kebocoran sehingga menyebabkan api berkobar dan langsung merembet ke bagian atap dapur RM Wong Solo.

Meski lokasi kebakaran berada persis di jalan besar, petugas mengalami kesulitan untuk nmemadamkan api lantaran sumber air susah didapat.