“Hal tersebut bertujuan agar anak-anak yang terlantar dalam artian putus sekolah dan tidak bekerja, agar tidak terjerumus dalam hal-hal negatif seperti narkoba. Maka kami ikutkan dalam pelatihan Panti Sosial Bina Remaja (PSBR),” ungkapnya.
Di sana, terang Ribowo, mereka akan dilatih selama enam bulan dan setelah pulang mereka akan mendapatkan permodalan berupa alat dari jurusan yang mereka ambil, contohnya seperti jurusan menjahit akan mendapatkan mesin jahit.
Terakhir, ia berharap dengan adanya program-program ini akan sangat membantu masyarakat dari segi perekonomian dan mengurangi angka pengangguran yang ada di Kabupaten Balangan. (ant)
Editor: Erna Djedi







