WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Jumlah anggota kepolisian daerah (Polda) Kalsel saat ini masih jauh dari ideal. Pemerintah provinsi, kabupaten/kota di Kalsel mendorong agar ada peningkatan jumlah anggota melalui MoU Rekrutmen Proaktif Bintara Polri Polda Kalsel tahun 2021.
Penandatangan oleh Pj Gubernur Kalsel, Safrizal dan Kapolda Kalsel, Irjend Pol Rikwanto di Mahligai Pancasila, Jumat (15/4/2021). Hadir Pj Sekda Kalsel, Roy Rizali Anwar, Pj Wali Kota Banjarmasin serta perwakilan kabupaten/ kota lainnya di Kalsel.
MoU tersebut merupakan pertama di Indonesia diluar daerah otonomi khusus Papua.
Pj Gubernur Kalsel, Safrizal ZA mengatakan, kepolisian di Indonesia adalah kepolisian seluruh Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), di Indonesia tidak didesentralisasikan, berbeda dengan negara-negara lainnya di dunia. Polisi Indonesia tugasnya adalah seluruh NKRI.
Dia mengungkapkan, jumlah anggota polri di Indonesia belumlah ideal seperti sesuai arahan PBB. Padahal Indonesia merupakan negara berpenduduk terbanyak didunia setelah Cina, sementara kondusifitas wilayah merupakan hal mutlak yang dibutuhkan dalam menjalankan pembangunan.
Safrizal menjelaskan, di era pandemi sekarang pemerintah harus berhemat banyak. Keuangan-keuangan negara fokus menangani dalam rangka masa pandemi.
“Saya yakin, dengan prinsip-prinsip kolaborasi maka kita semua akan mampu melewati masa pandemi ini, jangan kasih kendor. Kolaborasi dengan kepolisian tidak bisa ditahan karena memberikan tanggungjawab keamanan masyarakat,” katanya.
Pemerintah daerah membantu rekrutmen kepolisian di Kalsel ini menjadi model pertama kerjasama di Indonesia, diluar otonomi khsusus Papua. Dirinya mengharapkan, daerah-daerah lainnya di Kalsel bisa meniru MoU ini.
“Oleh sebab itu, patut berbanggalah masyarakat Kalsel yang memberikan andil dalam rekrutmen Bintara Polisi ini. Kerjasama ini bukan uang keluar, melainkan investasi bagi masyarakat Kalsel dalam rangka berkontribusi memperkuat sumber daya manusia Polri,” jelas Safrizal.
Disebutnya, merupakan investasi yang tidak pernah ada ruginya, dikarenakan rekrutmen Bintara Polri ini dari Kalsel oleh Kalsel dan untuk masyarakat Kalsel pula.








