“Agar orang lebih paham dari mana mereka berasal,” kata Facebook.
Laman The Verge menuliskan di AS pengguna sering kali salah memahami unggahan dari akun satire dan dianggap sebagai fakta.
Unggahan-unggahan seperti ini berpotensi menjadi hoaks, meski pun pembuatnya tidak bermaksud demikian.
Facebook pada Juni tahun lalu juga berusaha memberikan lebih banyak konteks untuk unggahan yang muncul di News Feed, yang berasal dari media.
Facebook memberikan keterangan apakah outlet media tersebut berafiliasi dengan pemerintah. (ant)
Editor: Erna Djedi







