Sementara, Bupati Batola Hj Noormiliyani AS menyatakan, apa yang diutarakan Pj Sekda H Abdul Manaf bahwa Sekda tak cukup hanya pintar adalah benar.
Mantan Ketua DPRD Provinsi Kalsel itu menyatakan, selain pintar sekda harus loyal dan harus bisa bekerjasama dengan semua pihak di samping harus paham terhadap Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati.
“Itu yang paling utama bisa menterjemahkan, terlebih sisa pemerintahannya yang hanya sekitar 1,5 tahun,” kata Noormiliyani.
Dia mengibaratkan, pengganti sekda nantinya menjadi ujian berat mengingat harus menghadapi beberapa program yang harus diselesaikan.
Noormiliyani mengaku, mengenal Pj Sekda H Abdul Manaf cukup lama yaitu yang bersangkutan menjadi Kadis PU dan dia sendiri selaku Ketua TP-PKK.
Karena terjadi hubungan baik, ungkap dia, maka kerjasama terjalin dengan baik hingga dirinya menjadi bupati.
Bupati menyatakan, kerjasama yang baik memang membutuhkan keharmonisan dan tidak menonjolkan ego sentris merasa paling benar.
Terlebih selaku sekda, tambah bupati, dituntut harus bisa mengakomodir.
Perpisahan purnatugas dan miladnya tersebut juga berisi pemotongan kue dan tumpeng dari Pj Sekda H Abdul Manaf diserahkan kepada Bupati Hj Noormiliyani dan Wakil Bupati H Rahmadian Noor.
Acara juga dirangkai pemberian tanda mata dari bupati, wakil bupati, para anggota Gorkopimda dan para pimpinan SKPD. (ant)
Editor: Erna Djedi







