Ada tiga goa yang diusulkan menjadi warisan geologi internasional, yaitu goa Tenggar, Goa Song Gentong dan Goa Homo Wajakensis.
Di tiga goa kuno itu ditemukan bukti sisa-sisa kehidupan manusia purba yang saling berkaitan.
Dia melanjutkan masih banyak wilayah Tulungagung yang belum dieksplorasi, sehingga memungkinkan banyak potensi geologi yang belum ditemukan.
“Kalau memang ada dana dan waktunya, kami mendapatkan ijin dari kantor pusat, mudah-mudahan kami bisa mengeksplor lagi,” katanya.
Untuk proses verifikasi akan dilakukan hingga akhir tahun ini, oleh tim khusus.
Pihaknya akan berupaya agar warisan geologi yang ada diikat statusnya, dengan alasan-alasan ilmiah.
“Apakah itu warisan geologi lokal, nasional atau internasional,” katanya.
Kendati begitu, dia optimistis warisan geologi di Tulungagung lolos verifikasi.
Hal itu tak lepas dari adanya komitmen dari masyarakat sekitar situs-situs tersebut yang mempunyai tekat untuk menjaga warisan geologi ini. (ant)
Editor: Yayu Fathilal







