Musrenbang Tingkat Kecamatan Satui, HM Zairullah Azhari Minta Ada Skala Prioritas
WARTABANJAR.COM, BATULICIN – Musrenbang di Kecamatan Satui, Bupati Tanah Bumbu, HM Zairullah Azhar agar mengusulkan kebutuhan prioritas. Terlebih dimasa pandemi, agar bisa meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.
Terlebih masa sekarang ini, ada keterbatasan anggaran oleh sebab itulah pinta Zairullah harus mengutamakan kepentingan mendesak.
“Masyarakat yang terlibat dalam musrenbang agar mengusulkan kebutuhan prioritas dalam program pembangunan. Sehingga bisa tepat sasaran, karena sesuai dengan kepentingan bersama,” katanya saat membuka Musrenbang di Kecamatan Satui, Senin (15/3/2021).
Dia menjelaskan, sebagian APBD kabupaten nantinya akan dominan untuk penanganan virus corona yang belum ada tanda-tanda berakhir. Kembali ditegaskannya agar dalam musrembang ini menghasilkan usulan yang berkualitas dengan mengakomodir kepentingan seluruh masyarakat Satui.
“Misalnya infrastruktur jalan, sarana publik, dan program dalam meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat,” lanjutnya.
Bupati menambahkan, kehadirannya di musrembang bukan sekedar membuka kegiatan, tetapi memberikan motivasi masyarakat untuk menyampaikan aspirasinya dalam merumuskan perencanaan pembangunan, dengan menyentuh semua aspek.
“Saya mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat turut hadir dalam setiap musrenbang di sejumlah kecamatan,” pungkasnya.
Pada Musrembang di Kecamatan Satui itu dihadiri semua elemen masyarakat, mereka juga diminta hadir agar bisa terlibat memberikan usulan dan merumuskan perencanaan, tak terkecuali tokoh-tokoh pemuda.
Mewakili organisasi kepemudaan Gempita, Rendy menilai, musrenbang ini sangat bermanfaat bagi masyarakat dalam menyampaikan aspirasi dan usulan pembangunan agar bisa direalisasikan pemerintah kabupaten.
Rendy sependapat dengan Bupati Zairullah Azhar, yang mengingatkan agar usulan mengutamakan kebutuhan prioritas, satu diantaranya infrastruktur jalan. Karena di Satui masih banyak akses jalan yang belum mulus atas beraspal.
“Namun bagi pemuda, ada usulan lain yang tak kalah penting, yakni pembangunan sarana olahraga dan seni,” imbuhnya.
Rendy menambahkan, selama pandemi nyaris tak ada kegiatan positif yang bisa dilakukan pemuda di daerahnya. Pasalnya, keterbatasan fasilitas penunjang, seperti lapangan sepakbola dan gedung seni, membuat mereka tak bisa mengembangkan bakatnya dan lebih banyak berdiam diri dirumah. (has/mcdiskominfotanbu)
Editor : Hasby