Baca Dulu 6 Hal Ini Sebelum Nonton 'Sisyphus' Drakor yang Disebut-sebut Paling Dinantikan
Penonton dapat melihat perbedaan antara kehidupan Korea di waktu sekarang yang sedang dijalani oleh Han Tae-sul, serta kerusakan yang terjadi di tahun 2035 di mana Gang Seo-hae berasal. Di tengah kehidupan keduanya, ada beberapa individu yang menyembunyikan identitas mereka dan menyimpan motif terselubung. Perpaduan antara riset dan imajinasi yang luar biasa memungkinkan serial ini untuk memiliki sebuah plot cerita yang tidak ada duanya.
- Penuh aksi yang mendebarkan
Gang Seo-hae adalah seorang penyintas pemberani yang sangat cerdik dan mampu beradaptasi dengan cepat. Dia rela mempertaruhkan nyawanya untuk menyelamatkan Han Tae-sul dan dunia. Anda dapat menantikan banyak adegan laga yang seru saat Park Shin-hye berusaha melawan musuh-musuh mereka.
Park Shin-hye sendiri telah bekerja dengan tim pengarah laga sejak satu setengah bulan sebelum syuting dimulai. Selain itu, ia juga harus syuting dua bulan lebih lama dari Cho Seung-woo yang sempat memuji tendangan dan pukulan kuat Park Shin-hye. Cho Seung-woo pun menggambarkannya sebagai aktris yang "luar biasa".
- Set syuting yang luar biasa
Menggambarkan Korea di masa kini dan masa depan yang seperti tempat tandus, ada begitu banyak detail menarik yang dapat ditemukan di set Korea versi masa depan.
Sutradara Jin Hyuk menjelaskan, “Kami memperlihatkan masa depan yang tidak glamor. Kami berkonsultasi dengan berbagai pakar serta melakukan banyak penelitian agar dapat menciptakan tampilan masa depan yang realistis.”
Park Shin-hye melanjutkan, “Ada set yang menyerupai Myeongdong, dan rasanya seperti sedang berjalan-jalan di Myeongdong aslinya. Penonton bahkan akan dapat mengenali beberapa toko terkenal di Myeongdong.”
- Easter Eggs + Misteri
Sebelumnya, teaser "Sisyphus" yang menampilkan karakter Park Shin-hye sedang mendengarkan lagu "Spring Day" dari BTS sempat mendapat banyak perhatian.
Sutradara pun menjelaskan, “Seo-hae hidup di masa depan yang hancur karena orang-orangnya yang saling membunuh dan kesulitan untuk bertahan hidup. Oleh karena itu, saya memikirkan apa yang bisa menghiburnya dan sepertinya musik adalah pilihan yang tepat.”