Pemko Banjarmasin Stop Status Tanggap Darurat Banjir, Ini Alasannya

Dijelaskan Mukhyar, tahap transisi pemulihan bencana ini sebagai langkah Pemkot fokus pada penanganan pasca banjir.

“Karena banjir besar ini, banyak infrastruktur yang rusak, jadi perlu rehabilitasi semuanya,” kata dia.

Selain itu, pemerintah kota juga terus berupaya melakukan berbagai langkah untuk antisipasi banjir di masa depan, seperti normalisasi sungai dan drainase.

Sebagaimana keseriusan pemerintah kota dalam hal tersebut, katanya, hingga membentuk Satgas normalisasi sungai dan penanganan banjir, salah satunya kerjanya menertibkan bangunan yang menghalang aliran sungai.

“Kita berharap masyarakat mendukung langkah ini, sebab untuk kita bersama,” tuturnya.

Kota Banjarmasin dilanda musibah banjir pada 14 Januari 2021, sehari sesudahnya ditetapkan status tanggap darurat banjir, sebab lebih 100 ribu jiwa terdampak banjir tersebut, khususnya di Banjarmasin Timur, Selatan dan Utara. (ant)

Editor: Erna Djedi