Kondisi Pengaron Terkini, Polsek: Debit Air Makin Meningkat


    WARTABANJAR.COM, MARTAPURA – Kepolisian Sektor Pengaron menerjunkan tim untuk mengevakuasi masyarakat yang terdampak bencana banjir di Kecamatan Pengaron.

    Kapolres Banjar, AKBP Andri Koko Prabowo SIK MH, melalui Kapolsek Pengaron, Iptu Herry Bombay SE, Rabu (13/1/2021, menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemantauan di lapangan debit air semakin meningkat.

    Dikatakannya, bersama Tim SAR Sat Sabhara Polres Banjar Polda Kalsel, Koramil Pengaron dan perangkat Desa bahu membahu memberikan bantuan pengamanan kepada para korban banjir dan harta benda berharga milik warga.

    “Di wilayah ini pemukiman penduduk memang berlokasi rendah, sehingga saat musim penghujan seperti saat ini hampir semua rumah tergenang air,” kata Iptu Herry Bombay.

    “Banjir ini merupakan banjir kiriman yang disebabkan akibat luapan air sungai Riam Kiwa dari wilayah hulu / gunung,” lanjutnya.

    Dikatakannya, dari 15 Desa, beberapa Desa di Kecamatan Pengaron yang saat ini terendam antara lain Desa Atiim, Desa Lumpangi, Desa Benteng, Desa Pengaron, Desa Lobang Baru, Desa Lok Tunggul, Desa Antaraku dan Desa Mangkaok.

    Berdasarkan keterangan Kapolsek, awal mula daerah yang mengalami rendaman akibat luapan air Sungai Riam Kiwa adalah Desa Benteng dan Desa Pengaron.

    “Ada beberapa titik di Desa Benteng dan Desa Pengaron yang ketinggian air bahkan mencapai 3-4 meter,” ujar Herry Bombay.

    “Untuk Desa yang lainnya masih belum bisa termonitor berapa kedalaman air karena akses jalan terendam air, diperlukan alat transportasi perairan seperti perahu atau jukung,” tambahnya.

    Baca Juga :   Bupati Saidi Mansyur, Seluruh ASN Hingga Kapolres Hadiri Halal Bihalal Pemkab Banjar

    Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

    BERITA LAINNYA

    TERBARU HARI INI