Lanjutnya, hal tersebut disebabkan adanya peningkatan permintaan kedelai oleh Cina terhadap Amerika Serikat. Per Desember 2020 permintaan yang semula 15.000.000 ton menjadi 30.000.000 ton sehingga juga berdampak di pasar Indonesia.
Terkait hal ini, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Tanahbumbu terus melakukan pengawasan sembako di pasar-pasar terutama di Kecamatan Simpang Empat, Kusan Hilir dan Satui. “Dari hasil pengawasan dan monitoring sembako per Kamis (7/1/2021), kami pastikan ketersediaan bahan pokok cukup hingga tiga bulan ke depan,” pungkasnya. (brs/ant)
Editor: Yayu Fathilal







