Ini Cuitan AM Hendropriyono yang Banjir Pujian Tanggapi Natalius Pigai.

WARTABANJAR.COM, JAKARTA — Mantan Kepala BIN, AM Hendropriyo banjir pujian di akun twitternya hingga malam ini, Sabtu (2/1/2021). Jenderal yang pernah bertugas di Kopassus itu menanggapi cuitan Natalius Pigai yang mempertanyakan kapasitas AM Hendropriyono mengomentari pembubaran FPI.

AM Hendropriyono menanggapinya dengan santun dan bijak. Melalui akun twitternya menuliskan, Buat seorang pejuang tdk ada kata berhenti ananda @NataliusPigai2 Jika negara dlm bahaya, kita hrs membelanya. Harus tanpa hitung untung atau rugi dan muda atau tua.

Sebagai pejabat sy dulu berjuang dg kewenangan saya, sekarang sbg rakyat dg mulut sy dan jk kelak tak berdaya scr fisik, mk sy akan berjuang dg do’a sy. Begitu bentuk tingkatan iman sy, sbg seorang muslim.

Apa yag sy sampaikan hanya mnasihati spy kamu tidak larut, tersesat dan menyesal, krn sy yakin kalau skrg tdk mau mndengarnya kelak kmu jg akan sadar.

Saya mngenalmu krn menganggap kmu seorang pemuda harapan bangsa yg patriotik, berani dan pandai. Krn itu sy tanya knp kmu tdk jd pejabat saja, agar semua bakat dan potensimu tersalur dan bermanfa’at.

Bukan sy tawari jabatan di pemerintahan, krn sy tdk pny kewenangan apapun apalagi sbg formatur.

Patriotik dan cerdas krn sy dengar kamu mengkritik ide separatisme dg mngatakan, bhw seharusnya bercita-cita jadi Presiden RI daripada hanya sbg Presiden Papua.

Waktu pertama kali kita kenal, kamu adalah komisioner Komnas HAM. Kita bertemu di restoran Kunskring di Jl Teuku Umar. Dgn bersemangat kmu menawarkan jasa, utk membela saya dlm kasus Talangsari.

Saya tdk menaggapi, krn sy merasa kasus tsb sdh selesai secara hukum. Juga sdh selesai scr Islam melalui islah

Baca Juga :   Update Pencarian Putra Ridwan Kamil, Kedutaan RI di Swiss Sebar Foto Eril

Setelah lama tidak bertemu dan kmu bukan penguasa lagi, kamu berubah 180 derajat. Selain patriotisme dan kepandaianmu, moralmu juga sangat merosot. Sopan santun dan akal budimu lenyap, krn ditelan kekecewaan sbg penganggur yg tak terakomodasi di tempat yg kmu inginkan

Semua kata yg keluar dri mulutmu adalah ungkapan dari pikiranmu. Itulah sebabnya sy bs bilang kamu bukan Pigai yg dulu lagi.

Terimkasih atas pnghinaanmu kpd sy sbg org tua, yg tdk pernah menyakiti kamu. Sy berhrap agar pikiranmu jgn ksana kmari terus, utk mncari pengakuan atau kedudukan. Pegang teguh prinsip

agar lbh bnyk orang menghargai kamu, shg kmu mndapat tmpt yg terhormat di masyarakat

Demikian Pigai, semoga kita masih bisa bertemu lagi, sebelum umur tdk memungkinkannya. Salam dan selamat tahun baru 2021. (has)

Editor : Hasby

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERBARU HARI INI