“Kedepan wisata danau ini akan dikembangkan lagi, berupa atraksi permainan diatas danau. Mudahan segera ini terwujud,” kata Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Kabupaten Banjar, Haris Rifani.
Dia mengatakan, wisata ini dikembangkan melalui peran aktif Pambakal dan pemerintah desa, serta semangat gotong royong warga setempat, dan dibantu pemerintah daerah melalui Dinas Kebudayaan dan pariwisata.
“Untuk kesiapan adaptasi terhadap Tatanan normal baru di masa pandemi covid 19, melalui bidang pemasaran telah disosialisasikan protokol kesehatan di lokasi wisata, dan dibantu beberapa peralatan penunjang protokol kesehatan dan kebersihan, dan panduan informasi kesehatan,” tambah Sekretaris Disbudpar Kabupaten Banjar, Aidi Hikmatullah. (has/*)
Editor : Hasby







