Densus Tangkap Gembong Bom Bali I di Lampung

WARTABANJAR.COM – Setelah 18 tahun menjadi buronan, pelarian Zulkarnaen terhenti di Gang Kolibri, Toto Harjo, Purbolinggo, Kabupaten Lampung Timur, Lampung.

Zulkarnaen merupakan anggota Jamaah Islamiyah (JI), yang merupakan gembong pengeboman di Bali pada tahun 2002, atau dikenal dengan peristiwa bom Bali I.

Kadivhumas Mabes Polri, Irjen Argo Yuwono, mengatakan penangkapan dilakukan pada Kamis lalu (10/12).

“Telah dilakukan Penangkapan Tanpa Perlawanan, terhadap Tersangka (DPO) Pada Hari Kamis, Tanggal 10 Desember 2020, pukul 19.30 WIB yang beralamat di Gg. Kolibri, Toto Harjo, Purbolinggo, Kabupaten Lampung Timur, Lampung,” kata Argo, Sabtu (12/12/2020), dikutip wartabanjar.com dari CNNIndonesia.

Argo mengatakan Zulkarnaen memiliki empat alias, yakni Aris Sumarsono, Daud, Zaenal Arifin, Abdulrahman.

Zulkarnaen ditangkap usai sempat menyembunyikan buronan Upik Lawangan atas Taufik Bulaga yang lebih dulu ditangkap.

Zulkarnaen, lanjut Argo, merupakan salah satu tokoh penting dalam kasus Bom Bali I pada 2002 silam.

Dia memimpin Dewan Askari atau kelompok bersenjata Jamaah Islamiyah saat Bom Bali I.

Bahkan, Zulkarnaen juga terlibat dalam konflik di Poso dan Ambon pascareformasi.

“Zulkarnaen adalah panglima askari (kelompok bersenjata) Jamaah Islamiyah ketika Bom Bali I. Dia yang membuat Unit Khos yang kemudian terlibat Bom Bali, konflik di Poso dan Ambon,” kata Argo.

“Unit Khos itu sama dengan Special Taskforce,” sambungnya.

Diungkapkan Argo, Zulkarnaen lahir di Sragen pada 1963 silam.

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini