Tak ingin terlena begitu saja di kandang sendiri, Dundalk langsung merespons pada menit ke-22.

Tak kalah indah dengan gol Arsenal, tuan rumah juga mencetak gol ciamik yang ditorehkan Jordan Flores.

Gol ini tercipta setelah bermain satu dua dengan rekannya dan diakhiri dengan penyelesaian manis ke gawang Alex Runarsson. Skor 1-2 masih dengan keunggulan Arsenal.

Namun, gol tersebut seolah tidak membuat mental skuad muda Arsenal menjadi kendur.

Pada menit ke-35 Cedric Soares melakukan tendangan jarak jauh kencang.

Sayang, bolanya berhasil ditepis kiper Gary Rogers.

Menjelang akhir babak pertama Dundalk sempat kembali memberikan ancaman yang serius.

Namun, penempatan bola dari sepakan Darragh Leahy masih bisa diblok oleh Calum Chambers ke atas gawang.

Skor 2-1 untuk keunggulan Arsenal bertahan pada akhir babak pertama.

Babak Kedua

Menit ke-67, Joe Willock sukses memperlebar keunggulan Arsenal setelah memanfaatkan kembali kesalahan para bek Dundalk dan menghukum tuan rumah lewat sepakan keras ke gawang Rogers.

Tim tamu pun semakin menjauh setelah striker pengganti Folarin Balogun mengecoh Rogers lewat umpan akurat yang diperoleh dari Pepe pada menit ke-80.

Papan skor berubah menjadi 4-1.

Unggul tiga gol membuat The Gunners mulai mengendurkan serangan. Namun, justru itu menjadi bumerang bagi pasukan Arteta.

Menit ke-85 Dundalk berhasil memperkecil kedudukan.

Bek tuan rumah, Sean Hoare melakukan penyelesaian setelah menerima umpan tendangan bebas dari Jordan Flores.

Gol tersebut menjadi yang terakhir untuk wakil Iralandia tersebut.

Pasalnya sejak skor menjadi 4-2 tidak ada lagi peluang yang berarti untuk tim tuan rumah, begitu juga Arsenal.

Skor akhir 4-2 untuk kemenangan Tim Meriam London. Hasil ini membuat Arsenal sukses memenangkan keenam laga di Grup B.

The Gunners pun melesat ke babak 32 besar dengan raihan poin sempurna. (*)