Kapolda Kalsel Siapkan Pasukan untuk Pastikan Pilkada Damai Sesuai Prokes

Maka dari itu, Pemilu Serentak pada tahun ini diselenggarakan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Hal ini diatur dalam PKPU Nomor 10 Tahun 2020 dan Perbawaslu Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pemilu dimasa Pandemi Covid-19.

“Melalui momen Deklarasi Damai ini, merupakan bentuk komitmen kita bersama dalam mewujudkan pesta demokrasi yang aman dan damai serta tetap mematuhi protokol kesehatan,” ucap Kapolda Kalsel.

Dalam amanatnya juga Kapolda Kalsel mengatakan bahwa, Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan Pilkada yang diselenggarakan hari ini merupakan representasi dari kesiapan atas tanggung jawab dan kepercayaan yang diberikan oleh Negara dan seluruh Rakyat Indonesia untuk menjamin keamanan, ketertiban dan kelancaran, demi suksesnya penyelenggaraan Pilkada Serentak Tahun 2020 di wilayah hukum Polda Kalsel.

“Kepercayaan ini haruslah kita jawab dengan kesungguhan dan keikhlasan hati, yang diwujudkan dengan keseriusan dalam pelaksanaan tugas pengamanan,” ujar Kapolda Kalsel.

Dalam rangka Pilkada 2020, Kapolda Kalsel didampingi Danrem 101/Antasari menegaskan bahwa “Netralitas TNI-POLRI Harga Mati”, sedikit saja miring akan kita tarik. Silahkan masyarakat memantau, menilai, mengamati ada yang tidak netral akan kita tarik.

“Sejauhmana ketidaknetralannya, akan dilihat apabila sudah melanggar hukum maka akan diproses. Mari sama-sama kita jaga agar netralitas TNI-POLRI dapat terwujud dilapangan,” ucap Kapolda Kalsel.

Dalam Pilkada Serentak ini, Polda Kalsel mendapatkan bantuan personil Satuan Brimob Polda Kalteng sebanyak 2 Kompi atau 200 personil. (edj)

Editor: Erna Wati