Ditambahkan Muhammad Arsyad, relawan MRI-ACT Kabupaten Balangan, banjir yang menggenang di desa yang diapit oleh Sungai Balangan dan Sungai Tabalong ini masih memperlihatkan adanya kenaikan. Kendati tidak begitu signifikan.
“Alhamdulillah, warga masih memilih bertahan dirumah karena banjir yang masih belum memasuki rumah mereka. Akan tetapi warga diminta lebih waspada apabila terjadi hujan lebat yang dapat menyebabkan banjir terus meningkat,” tutur Arsyad.
Ditambahkan Arsyad, banjir diprediksi akan surut, jika tidak ada hujan dan tidak ada banjir kiriman dari daerah tetangga. “Tapi aktivitas warga masih belum normal,” pungkasnya.
Berdasarkan catatan dari MRI-ACT Kabupaten Balangan, sedikitnya ada 40 kepala keluarga (KK) dan 177 jiwa yang terdampak musibah banjir.
Selain meninjau lokasi, tim pun juga mengevakuasi beberapa warga yang terdampak banjir. (edj)
Editor: Erna Wati







