WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Pemko Banjarmasin mengingatkan kepada warga agar waspada terhadap fenomena banjir rob atau air pasang, Rabu (17/6/2026).
Melalui unggahan akun instagram
dpuprbjm_drainase potensi kenaikan pasang air laut atau banjir rob akan terjadi dalam beberapa waktu ke depan.
“Dihimbau kepada seluruh warga Banjarmasin-khususnya di area bantaran sungai dan dataran rendah-
untuk tetap waspada,” tulis keterangan unggahan.
Berikut langkah antisipasi ini di rumah:
- Amankan Kelistrikan: Matikan stop kontak bawah jika air mulai masuk rumah.
- Pindahkan Barang: Naikkan barang
elektronik dan dokumen penting ke tempat yang lebih tinggi. - Pantau Kondisi: Tetap update informasi resmi dari BMKG/BPBD setempat.
Baca Juga: Tahun Baru Islam 1448 H Berbeda, PBNU Tetapkan Rabu 17 Juni 2026, Simak Alasannya
Baca Juga 100 Hari Vidi Aldiano Meninggal: Nisan Jadi Biru dan Datang di Mimpi Ibunda
Diketahui adanya fase bulan baru pada 15 Juni 2026 berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum.
Berdasarkan pantauan data water level dan prediksi pasang surut, banjir pesisir (rob) berpotensi terjadi di pesisir wilayah Kalimantan Selatan.
Masyarakat pesisir pantai dimbau agar selalu waspada untuk mengantisipasi dampak pasang maksimum air laut dan fenomena banjir pesisir (rob).
Pasang maksimum berpotensi terjadi di wilayah Perairan Muara Sungai Barito pada tanggal 15 – 23 Juni 2026 pukul 07.00 – 14.00 WITA dengan ketinggian maksimun mencapai 2.9 meter.
Wilayah berpotensi terdampak:
Pesisir Perairan Sungai Barito (Kabupaten Tanah Laut, Banjar, Barito Kuala dan Kota Banjarmasin).
Hal ini berdampak pada terganggunya aktivitas keseharian masyarakat dan transportasi di sekitar pelabuhan dan pesisir, seperti kegiatan bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di penmukiman pesisir, serta perikanan darat.(wartabanjar.com/atoe)







