WARTABANJAR.COM – Laga lanjutan Liga 2 Championship Persiku vs PSIS Semarang, Sabtu (11/4/2026) kemarin berlangsung penuh drama.
Laga Persiku vs PSIS Semarang yang berakhir skor imbang 3-3 itu diwarnai 3 kali penalti yang satu di antaranya diulang dan rekor injury time (tambahan waktu) yang menjadi sejarah selama Liga 2 Championship berlangsung, yakni selama 39 menit.
Laga tim bertetangga, Persiku vs PSS Semarang ini berlangsung di Stadion Wergu Wetan, Kudus, Jawa Tengah.
Berikut fakta drama laga Persiku Kudus melawan PSIS Semarang di Liga 2 Championship:
- PSIS Semarang sempat unggul 2-0 di babak pertama
Meski bermain di kandang Persiku Kudus, Laskar Mahesa Jenar (julukan PSIS Semarang) mampu unggul 2-0 di babak pertama.
Gol pertama dicetak oleh penyerang senior, Alberto Goncalves (Beto) melalui sundulan pada menit ke-25.
Bahkan di bawah tekanan serangan bergelombang Persiku Kudus, PSIS Semarang mampu menggandakan gol pada masa injury time babak pertama lewat tendangan bebas, Rafinha.
- Gol kedua Persiku Kudus juga lewat tendangan bebas
Gol kedua PSIS Semarang di babak pertama dilesakkan Rafinha.
Tim Macan Muria (julukan) Persiku Kudus tidak mau kalah, dengan gol menggunakan pola serupa.
Tendangan bebas Caique Souza mampu membobol gawang PSIS pada menit ke-76.
Gol ini sekaligus menyamakan skor menjadi 2-2 karena sebelumnya, striker Persiku Kudus Igor Henrique membobol gawang PSIS pewat penalti di menit ke-57.
- Igor Henrique lakukan 3 kali penalti
Pada laga seru ini, striker Persiku Kudus Igor Henrique melakukan 3 kali penalti.
Pertama di menit 57 berujung gol.
Lalu 2 penalti di injury time babak kedua yang membuat suasana tegang bahkan nyaris terjadi perkelahian antarpemain.
Penalti kedua Igor Henrique mampu ditepis kiper PSIS, Raka Octa.
Namun, wasit menyatakan penalti harus diulang karena menilai Raka Octa sudah bergerak dulu.
Pemain dan ofisial PSIS pun protes keras, namun wasit tetap bersikukuh diulang.
Akhirnya penalti ketiga dilakukan kembali oleh Igor Henrique dan gol!







