Teknik Beladiri Mengatasi Cekikan dan Cengkeraman

Oleh : Harry Budiman (Karateka dan Praktisi Beladiri Praktis)

WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Cekikan atau cengkraman pada tenggorokan adalah salah satu bentuk ancaman yang sering terjadi saat lawan melakukan tindakan kekerasan.

Efek cekikan atau cengkraman pada tenggorokan sudah pasti membuat kita susah bernapas, sebab jalur oksigen terhambat. Akhirnya kita susah berpikir dan bawaannya panik.

Nah, ketika itu terjadi, apa yang harus kita lakukan? Salah sedikit, lawan pasti memperkuat cekikan atau cengkramannya.

Sebenarnya ada beberapa cara mengatasi cekikan. Kali ini kami ajarkan sembilan cara yang mudah diaplikasi. Namun tentunya teknik-teknik tersebut harus sering dilatih agar saat diperlukan bisa berfungsi secara efektif.

Hal utama dari sembilan teknik tadi adalah jangan biarkan terlalu lama lawan mengganggu pernapasan kita.

Satu detik pertama tenggorokan terkecik, pada detik kedua, kita sudah berpikir untuk melakukan tindakan pembelaan diri.

Penting diperhatikan pula, teknik pembelaan diri yang dilakukan adalah dengan menyerang titik vital di tubuh lawan. Ada banyak titik vital yang mudah diserang, mulai bagian atas tubuh, tengah dan bawah.

Perhatikan juga posisi lawan saat mencekik atau mencengkram. Ketika kedua tangannya menempel di leher kita, serang bagian vital yang terbuka pada bagian atas yaitu kepala. Kita bisa serang matanya, hidungnya, tenggorokannya, telinganya.

Pada bagian tengah tubuh lawan yang terbuka adalah ulu hati, rusuk, ketika. Pada tangannya, sakiti persendian jari, pergelangan, lipatan siku.

Pada bagian bawah atau kaki lawan, kita bisa tendang selangkangannya, lututnya, tulang keringnya.