Harga Emas Antam Anjlok Tersungkur Rp177 Ribu per Gram! Ini Biang Kerok yang Bikin Pasar Panik!

WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Harga emas keluaran Logam Mulia Antam mendadak terjun bebas hingga mencapai Rp177.000 per gram, menjadi Rp2.310.000 per gram pada Rabu (22/10/2025). Penurunan tajam ini disebut sebagai salah satu yang terdalam dalam sejarah perdagangan emas domestik.

Lantas, apa sebenarnya biang kerok di balik anjloknya harga emas ini?

Harga emas dunia ambruk setelah sempat mencetak rekor tertinggi US$4.380 per troy ounce pada perdagangan Selasa (21/10). Namun sehari kemudian, logam mulia itu justru jatuh tajam, dipicu oleh penguatan nilai Dolar AS dan aksi profit taking besar-besaran oleh para investor global.

Indeks Dolar AS (DXY) kini menembus 98,84, level tertinggi dalam sepekan. Kenaikan dolar ini otomatis membuat harga emas dalam denominasi mata uang lain menjadi lebih mahal — dan akhirnya menekan permintaan emas fisik di pasar dunia.

Risiko Global Mereda, Investor Lari dari Emas

Dari sisi fundamental, penurunan harga emas juga dipengaruhi oleh meredanya ketegangan dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok. Optimisme baru ini membuat investor mulai beralih ke aset berisiko, seperti saham dan obligasi, sehingga minat terhadap emas sebagai aset lindung nilai ikut menurun.

“Selera risiko investor kembali meningkat, dan itu menjadi salah satu alasan kenapa permintaan emas fisik menurun tajam,” ujar Analis Dupoin, Andy Nugraha.

Analisis Teknis: Tren Bearish Masih Kuat

Secara teknikal, Andy menilai formasi candlestick harian dan indikator Moving Average (MA) menunjukkan tekanan jual yang semakin besar.