Peringatan Dini BMKG, La Nina Muncul Lebih Awal

WARTABANJAR.COM – Fenomena iklim La Nina diprediksi akan mulai berkembang pada akhir tahun 2025. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini untuk masyarakat.

Sebab potensi menyebabkan musim hujan datang lebih cepat dan, yang paling penting, berlangsung lebih lama dari biasanya.

BMKG menyebutkan bahwa sebagian model iklim global mengindikasikan kemungkinan La Nina lemah akan terjadi menjelang akhir 2025.

Baca Juga Kebakaran Subuh Menggegerkan Tanah Laut! 8 Rumah di Pandahan Ludes Dilalap Api, Warga Panik!

Meskipun mayoritas model masih memperkirakan kondisi ENSO (El NiƱo-Southern Oscillation) Netral, potensi La Nina lemah tetap menjadi fokus utama.

“BMKG memprediksi La Nina lemah akan mulai muncul pada akhir tahun 2025, berdasarkan sebagian kecil model iklim global,” kata Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto.

La Nina, yang ditandai dengan pendinginan suhu muka laut di Samudra Pasifik bagian tengah dan timur ekuator, secara umum menyebabkan peningkatan curah hujan signifikan di wilayah Indonesia. Kondisi ini secara langsung memicu risiko bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor.