WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Ratusan pegiat sosial dari seluruh penjuru Kalimantan Selatan berkumpul di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Banjarmasin, Landasan Ulin, Banjarbaru, Selasa (23/9/2025). Mereka mengikuti Dialog Pilar-Pilar Sosial se-Kalsel yang dihadiri langsung oleh Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, bersama jajaran pejabat daerah.
Acara ini dihadiri oleh anggota Komisi VIII DPR RI H. Sudian Noor, Kepala BPS Kalsel, Kepala Dinas Sosial Kalsel, para bupati dan kepala dinas sosial dari 13 kabupaten/kota, hingga tokoh-tokoh pilar sosial seperti Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS), TKSK, Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), Karang Taruna, Pendamping PKH, Tagana, hingga Pelopor Perdamaian.
Data menunjukkan, di Kalsel saat ini terdapat 199 LKS, 122 TKSK, 1.263 PSM, 1.127 Karang Taruna, 385 Pendamping PKH, 1.411 Tagana, serta 56 Pelopor Perdamaian. Mereka menjadi garda terdepan dalam menghadapi persoalan sosial mulai dari kemiskinan, pemberdayaan pemuda, penanganan bencana, hingga menjaga harmoni masyarakat.
Apresiasi Gubernur Kalsel
Gubernur Kalsel H. Muhidin, yang diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Kalsel Ariadi Noor, memberikan apresiasi besar atas kehadiran Menteri Sosial di Banua.
“Kehadiran Bapak Saifullah Yusuf memberi semangat baru bagi pilar sosial agar terus tumbuh menjadi kekuatan penting dalam menangani masalah sosial di Kalsel,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya forum dialog ini sebagai wadah pertukaran gagasan. “Masukan dari para pegiat sosial sangat berharga untuk arah kebijakan kesejahteraan sosial di Banua,” tambahnya.
Pemprov Kalsel sendiri menyiapkan berbagai langkah untuk memperkuat pilar sosial, mulai dari pelatihan SDM, pemberian tali asih bagi TKSK dan pendamping PKH, hingga rencana pemberdayaan ekonomi pada tahun mendatang.







