WARTABANJAR.COM – Polri mengingatkan warga yang berinteraksi dengan cara transfer agar berhati-hati. Pasalnya saat ini beredar modus penipuan dengan bukti transfer palsu.
Bukti transfer palsu menggunakan teknologi AI (Artificial lnteltigence) Pelaku memanfaatkanya untuk mengubah atau memanipulasi bukti.
Agar terhindar dari modus penipuan tersebut, Polri mengimbau agar selalu mengecek mutasi rekening terhadap dana masuk.
Kemudian perhatikan detil bukti transfer
terutama pada no referensin. Aktifkan fitur notifikasi pada aplikasi mbanking.
Sebelumnya kasus bukti transfer palsu membuat retail baju muslim mengalami kerugian hingga jutaan rupiah.
Seorang wanita kedapatan memperlihatkan bukti transfer palsu saat bertransaksi. Namun pihak toko baru menyadari saat mengeceknya. (atoe)
Editor Restu







