Di Kalteng, OMC dilaksanakan sebanyak delapan sortie dengan penggunaan 7.200 kilogram bahan semai, terdiri atas 5.200 kilogram dry ice dan 2.000 kilogram natrium klorida (NaCl). 

Hingga laporan pada 23 Oktober, belum terdapat laporan hujan di wilayah sasaran.

Sementara di Sumsel, OMC dilaksanakan sebanyak tujuh sortie dengan penggunaan 7.100 kilogram bahan semai.

Untuk Kalbar, wilayah sasaran OMC meliputi Sekadau, Ketapang, dan Sintang. 

Pada 23 Oktober, hujan ringan hingga sedang dilaporkan terjadi di tujuh kabupaten, termasuk tiga wilayah sasaran. 

Adapun di Kalsel, hujan dilaporkan terjadi di Kabupaten Kotabaru pada tanggal yang sama.

Pelaksanaan OMC disesuaikan dengan kondisi atmosfer dan kebutuhan masing-masing wilayah. 

Upaya ini menjadi bagian dari dukungan penanganan karhutla bersama operasi pemadaman darat dan dukungan udara.

Disebutkan juga Berton, petugas melakukan pemantauan menggunakan drone termal dan pos pantau darat dilakukan untuk membantu mendeteksi bara tersembunyi di lahan gambut. 

Selain itu, penggunaan pompa jinjing dan instalasi selang air hingga hampir tiga kilometer mendukung penyaluran air ke titik api kritis. (wartabanjar.com)