WARTABANJAR.COM - Ada yang terbaru dari serial animasi anak-anak produksi Malaysia, Upin Ipin.

Mereka ikut menyoroti kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang asapnya menyelimuti langit Sebagian wilayah Malaysia.

Dalam medsos resmi Upin Ipin, diunggah potongan video terbaru bertajuk "Sedia Menyelamat".

Pada klip itu diceritakan tentang dua bocah kembar Upin dan Ipin beserta teman-temannya belajar memadamkan api.

"Kawan-kawan tahu tak cara nak padam kebakaran dengan betul?" tulis Upin dan Ipin dalam naskah video yang dikutip pada Minggu (25/10/2026).

Dalam potongan video itu, petugas pemadam kebakaran mengajari murid-murid Tadika Mesra cara memadamkan api. 

Sementara itu, dalam tayangan penuh episode tersebut yang dirilis di YouTube, Upin Ipin  menyampaikan pesan untuk berhati-hati dengan api.

"Ingat hati-hati. Jangan main api," kata Upin dan Ipin bergantian.

Unggahan itu menuai beragam komentar warganet. 

Banyak di antaranya yang menilai Upin dan Ipin sedang menyindir penanganan Karhutla di sejumlah wilayah Indonesia yang asapnya menyebar ke Malaysia.

"Terima kasih sudah terus bersuara Upin dan Ipin, jangan lelah ya karena suara warga Indonesia sendiri tak didengar," tulis salah satu netizen.

"Disarkasin mulu sama Upin Ipin, kasihan Susanti, jangan di-bully Susanti kami ya Upin Ipin," tulis pengguna lainnya.

Perlu diketahui, karakter Susanti di serial Upin Ipin adalah bocah perempuan asal Indonesia yang tinggal di Malaysia.

Berdasar pantauan, sejak September 2026, Upin dan Ipin sedikitnya lima kali posting konten soal kebakaran dan kabut asap Karhutla.

Baca Juga: Bobon Masak Besar Sehari 3.000 Porsi untuk Relawan Karhutla di Tumbang Nusa Pulang Pisau Kalteng

Baca Juga: Temukan Botol Berbau Bensin di Lokasi Karhutla, Zaskia Adya Mecca Menduga Lahan Dibakar

Bocah kembar yang digambarkan dari Desa Kampung Durian Runtuh itu juga pernah memberikan edukasi kesehatan terkait jerebu atau kabut asap. 

Bertajuk "Cara Lindungi Diri dari Jerebu" Upin dan Ipin membagikan lima langkah utama untuk melindungi diri dari bahaya polusi asap.