H Sahbirin Noor dan Peserta Pra Kongres II KBB Sujud Syukur Hujan Guyur Banua
Ditambahkannya, organisasi KBB harus bertahan lama dengan kesederhanaan agar bisa langgeng dan dapat diwariskan semangat juang kepada bubuhan Banjar yang ada di permukaan bumi ini.
Hari ini semangat diteruskan melalui cita-cita besar "Bergerak Banjar Menjemput Dunia" bukan berarti meninggalkan akar budaya sendiri. Justru dengan akar kuat, harus dapat tumbuh lebih tinggi."
Urang Banjar harus mampu berdiri tegak di mana pun berada, menjadi bagian dari kemajuan, serta menghadirkan manfaat bagi lingkungan, bangsa dan dunia," ungkapnya.
Di akhir sambutan, Paman Birin mengucapkan terima kasih kepada Walikota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby yang menawarkan Banjarbaru siap menjadi tuan rumah Kongres KBB Sadunia.
Siap Jadi Tuan Rumah
Sementara itu, Walikota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby dalam sambutannya menyatakan siap menjadi tuan rumah Kongres KBB Sadunia.
"Kami siap menyambut pian-pian warga keturunan Banjar seluruh Indonesia dan luar negeri di Kongres KBB Sadunia," ucap Lisa Halaby.
Harapannya Kongres ini sebagai ajang silaturahmi dan menjaga adat Banjar, sehingga memperluas jejaring dan sumber daya manusia bubuhan Banjar untuk mengambil peran di tingkat nasional dan internasional.
Pra Kongres ini selain dihadiri para Pengurus Wilayah KBB seluruh Indonesia juga dihadiri Wakil Presiden Pertumbuhan Banjar Malaysia, H Jamaluddin Asari, Wakil Presiden Dewan Perniagaan Melayu Malaysia, Datuk Insinyur Kamarulafi dengan membawa 8 rombongan.
Kemudian yang mewakili KBB Singapura, Lina Fahrianti dan suami.
Selanjutnya tampak hadir Anggota DPRD Kalsel, Rosehan Noor Bahri, Walikota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby, Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Rikval F, dan anggota DPRD Banjar, Hj. Helda Rina serta tokoh-tokoh Banjar.
Ditambahkan Sekjen KBB Sa-dunia, Dr Taufik Arbain untuk rapat Pra Kongres hari Selasa tanggal 27 Oktober
difokuskan pada agenda-agenda internal organisasi yang krusial.
Beberapa pembahasannya meliputi penyempurnaan administrasi kepesertaan, verifikasi keabsahan kepengurusan di tiap wilayah, hingga pembahasan evaluasi dan draf usulan perubahan AD/ART organisasi.