Metode ini berbeda dari penggunaan surfaktan melalui penyuntikan di darat (grounding) yang selama ini disebut biasa dilakukan.

Melalui pengujian tersebut, efektivitas aplikasi surfaktan dari udara akan diuji sebagai bagian dari upaya pengembangan penanganan karhutla.

Sementara itu, peninjauan di Jalan Gubernur Syarkawi menjadi bagian dari rangkaian kunjungan untuk melihat langsung proses pemadaman di lapangan.

Kegiatan tersebut juga mempertemukan unsur TNI, Polri, BNPB, dan pemerintah daerah dalam penanganan karhutla di wilayah Kalimantan Selatan.

Sinergi lintas instansi ini diharapkan mendukung upaya pemadaman yang lebih cepat dan terukur, termasuk dalam menjangkau titik api di bagian dalam lahan gambut.

Meski demikian, efektivitas penggunaan surfaktan PYROX melalui water bombing masih perlu dilihat dari hasil pengujian di lapangan.

Bahan keterangan yang tersedia belum memuat hasil uji coba maupun perbandingan terukur dengan metode pemadaman sebelumnya.

Dengan pengujian tersebut, penggunaan surfaktan melalui udara menjadi salah satu metode yang tengah dikembangkan untuk mendukung penanganan karhutla di Kalimantan Selatan. (wartabanjar.com).