​WARTABANJAR.COM, PELAIHARI – Langkah cepat Pemerintah Kecamatan Jorong merangkul jajaran perusahaan swasta dan instansi terkait, berhasil menekan dampak kekeringan serta potensi krisis air bersih akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau panjang tahun ini, Pelaihari, Selasa (13/10/2026).

​Ancaman musim kemarau yang membakar lahan dan mengeringkan sumber air warga, disikapi dengan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Karhutla tingkat kecamatan sejak akhir Juli lalu. 

Melalui Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Jorong, seluruh elemen pemerintahan desa, BPBD, TNI-Polri, hingga manajemen perusahaan dihimpun dalam satu wadah komunikasi terpadu, untuk merespons cepat setiap kejadian di lapangan.
​Skema penanganan dirancang terintegrasi dari hilir ke hulu.

Saat kebakaran lahan terjadi, penanganan teknis dimotori Damkar dan BPBD Kecamatan Jorong bersama posko perusahaan terdekat. 

Sementara untuk krisis air bersih, bantuan disalurkan melalui pasokan darurat armada truk tangki air (water tank), serta pembangunan sarana prasarana fisik jangka panjang berupa sumur bor CSR di berbagai desa terdampak seperti Desa Batakan, Alur, Jorong, dan Karang Rejo.

Baca Juga: Warga Desa Batalang Jorong Tanah Laut Menanti Realisasi Komitmen Bantuan Air Bersih dari Perusahaan

Baca Juga: Rumah Ludes Terbakar, Lansia di Ranggang Terima Bantuan Sembako Hingga Uang Tunai Dari Pemerintah Daerah

​Camat Jorong, Paimun, menegaskan bahwa pola kerja sama interaktif melalui grup komunikasi instan, terbukti memangkas birokrasi penanganan darurat tanpa harus selalu menanti langkah teknis dari tingkat kabupaten maupun provinsi.

​"Ketika nanti contoh, ada satu kejadian di Desa Asam-Asam, jadi nanti yang memblokir itu adalah kepala desa khususnya, juga perusahaan-perusahaan terdekat, tapi dikomandoi oleh BPBD Kecamatan Jorong, Damkar Kecamatan Jorong yang mengatur bagaimana secara teknis pemadaman api," ujar Paimun saat ditemui Selasa (13/10/2026).

​Paimun menjelaskan, komunikasi yang intensif melalui grup pesan instan membuat koordinasi pemenuhan pasokan air dan penanganan kebakaran lahan, dapat berjalan secara serentak.