WARTABANJAR.COM, PELAIHARI - Musibah kebakaran menghanguskan satu unit rumah kayu milik seorang lansia di Desa Ranggang RT 09, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut, Rabu (14/10/2026).

Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 Wita. Musibah bermula saat pemilik rumah, Nenek Damiah (68), sedang merebus air di dapur menggunakan tungku api tradisional setelah selesai memasak nasi. 

Namun, lansia yang berstatus janda dan tinggal seorang diri tersebut meninggalkan dapur untuk bertamu ke rumah tetangganya.

Tanpa disadari, kobaran api dari tungku dapur mendadak membesar dan menjalar ke seluruh bangunan. 

Kobaran api kian cepat menjangkau bagian rumah akibat hembusan angin kencang, serta adanya keterlambatan penyampaian informasi ke petugas Pemadam Kebakaran (Damkar).

Petugas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tanah Laut Sektor Takisung, baru menerima laporan kebakaran pada pukul 09.41 Wita dari warga setempat bernama Abas.

Menerima laporan tersebut, sebanyak lima personel Damkar bersama satu unit armada gajah merah, langsung dikerahkan ke lokasi kejadian pada pukul 09.47 Wita.

Baca Juga: Bupati Tanah Laut Cek Revitalisasi TK Pertiwi Kurau, Puluhan Sekolah Dapat Bantuan Sarana Pendidikan

Baca Juga: Monyet Nyasar di Angsau Diangkut Damkar Tanah Laut

Upaya pemadaman berlangsung hingga pukul 10.55 Wita dengan dibantu Pemerintah Desa Ranggang serta warga sekitar. 

Meski api berhasil dipadamkan sepenuhnya, bangunan rumah milik Nenek Damiah hangus hingga 99,9 persen, tanpa ada barang berharga yang sempat diselamatkan. Kerugian materil ditaksir mencapai Rp95 juta.

Usai kejadian pada hari yang sama, Pemerintah Daerah Kabupaten Tanah Laut bergerak cepat, menyalurkan bantuan tanggap darurat melalui Dinas Sosial yang diserahkan oleh Camat Takisung, serta bantuan modal tunai dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

Kepala Desa Ranggang, Akhmad Junaidi, membenarkan kehadiran bantuan dari Pemerintah Daerah dan lembaga, terkait yang langsung diserahkan kepada korban.

"Jadi dari Dinsos tadi sudah ada bantuan yang dibawakan yang dibawa oleh camat, bantuan darurat untuk keperluan makanlah ya, sembako untuk beberapa hari. Itu yang pertama," ungkap Akhmad Junaidi.