Namun, ia memilih menjalankan tugas tersebut dengan penuh tanggung jawab dan mengandalkan kebersamaan seluruh keluarga besar Polres Banjar.

“Dengan mengucap Bismillah, insya Allah dengan penuh rasa tanggung jawab dan kebersamaan dari keluarga besar Polres Banjar dan memanjatkan doa kepada Allah SWT, tidak ada yang tidak mungkin,” katanya.

Sementara itu, Fadli meminta seluruh personel Polres Banjar memberikan dukungan kepada Boni dalam menjalankan kepemimpinan barunya.

Fadli menyebut Boni sebagai salah satu junior terbaik yang dimilikinya dan menilai penggantinya tersebut kompeten untuk memimpin Polres Banjar.

“Kapolres baru ini junior terbaik saya. Beliau saya rasa sangat kompeten. Orang yang baik dan taat ibadah, sangat menyayangi keluarga. Tolong dibantu dan kerja sama,” ujar Fadli.

Fadli juga secara terbuka meminta maaf kepada seluruh personel apabila selama masa kepemimpinannya terdapat sikap maupun kebijakan yang kurang berkenan.

Ia mengakui gaya pembinaannya selama menjadi Kapolres Banjar cukup tegas.

“Saya juga minta maaf selama saya menjabat banyak anggota yang stres, diguling, dijungkir. Namun itu tipe kepemimpinan saya,” katanya.

Meski begitu, Fadli menilai berbagai capaian selama kepemimpinannya tidak terlepas dari kerja sama seluruh jajaran, termasuk personel di tingkat polsek.

Ia menyebut sejumlah kasus menonjol yang terjadi selama dirinya menjabat berhasil diungkap.

“Akan tetapi, kasus menonjol selama saya menjabat 100 persen terungkap. Ini berkat kerja sama antara Polres dan Polsek,” tegasnya.

Kini Fadli melanjutkan tugas sebagai Wadir Krimsus Polda Sultra. Sebelum meninggalkan Polres Banjar, ia kembali meminta personel tetap menjaga hubungan yang telah terjalin selama ini.

Ia juga menitipkan seluruh anggota kepada Boni agar terus dibina dan didorong meningkatkan kinerja.

“Saya titip anggota, tolong dijaga, tingkatkan kinerjanya,” pesannya kepada Kapolres baru. (wartabanjar.com)