Dari Balap Liar ke Lintasan Resmi, Road Safety Week di Banjarbaru Libatkan 120 Starter
WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Semangat keselamatan berlalu lintas digaungkan melalui kegiatan balap motor, dalam rangkaian Road Safety Week di Safety Driver Center (SDC), Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (12/09/2026).
Bukan sekadar adu cepat di lintasan, kegiatan ini menjadi wadah pembinaan atlet usia dini, pelajar hingga pembalap nonprestasi, sekaligus mengarahkan generasi muda agar menyalurkan hobi balap secara aman, tertib, dan sesuai aturan.
Sedikitnya 120 starter ambil bagian dalam kejuaraan tersebut. Peserta tidak hanya berasal dari Kalimantan Selatan, tetapi juga datang dari sejumlah daerah di Kalimantan hingga Pulau Jawa.
Ketua Pelaksana Kejuaraan, Supiansyah, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Lalu Lintas ke-71, dengan mengedepankan pembinaan atlet dan edukasi keselamatan berkendara.
“Yang jelas tujuannya untuk menyosialisasikan, agar para pembalap itu bisa safety dengan benar, tertib berlalu lintas, dan tentunya untuk pembinaan penjenjangan atlet-atlet yang ada di Kalimantan,” ujar Supiansyah.
Ia menjelaskan, kategori yang dipertandingkan mencakup pembalap usia dini mulai 4-13 tahun. Sementara kategori pembalap nonprestasi diperuntukkan bagi pelajar, dengan batas usia maksimal 23 tahun.
Kejuaraan kali ini khusus mempertandingkan balap motor, dan bukan kategori road bike. Menurut Supiansyah, kegiatan tersebut juga menjadi seri kedua yang digelar di Kalimantan, setelah sebelumnya seri pertama dilaksanakan di lokasi yang sama.
Baca Juga: Wagub Kalsel Hasnuryadi Tinjau Lahan Kahutla dan Turun Langsung Lakukan Pemadaman
Baca Juga: Silaturahmi dengan Media se-Kalsel, Biro Adpim Bahas Arah Kemitraan 2027
“Kalau untuk di Kalimantan, ini yang kedua kali khusus untuk pembalap pembinaan atlet usia dini. Kalau di Pulau Jawa sudah berlangsung sejak 2018,” jelasnya.
Diikuti Pembalap dari Kaltim, Kalteng hingga Pulau Jawa
Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan pembalap berbagai daerah.
Dari Pulau Jawa, peserta datang di antaranya dari Yogyakarta, Jakarta, dan Kediri. Sementara dari Kalimantan Timur terdapat peserta dari Balikpapan dan Samarinda.
Adapun dari Kalimantan Tengah, peserta berasal dari sejumlah daerah seperti Sampit, Muara Teweh, Buntok, hingga Palangkaraya.