Wapres Gibran Pantau Penanganan ISPA Akibat Karhutla di RSD Idaman Banjarbaru
WARTABANJAR.COM, BANJARBARU - Kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di Kalimantan Selatan mengalami peningkatan setelah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) disertai kabut asap.
Peningkatan kasus tersebut menjadi salah satu perhatian dalam kunjungan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka ke RSD Idaman Banjarbaru, Kamis (10/9/2026) sore.
Dalam kunjungan tersebut, Gibran melihat fasilitas RSD Idaman sekaligus mengunjungi anak-anak yang masih menjalani perawatan karena ISPA.
Kepala Dinas Kesehatan Kalsel dr Diauddin mengatakan, peningkatan kasus terlihat dari perbandingan jumlah pasien sebelum dan setelah karhutla.
“Memang waktu sebelum karhutla itu rata-rata di angka 5.000-an sekian. Tapi setelah adanya karhutla di atas 7.000. Jadi ada kenaikan 2.000-an,” ujarnya saat ditemui awak media.
Menurut Diauddin, kenaikan tersebut terjadi pada pasien yang menjalani rawat jalan maupun masyarakat yang membutuhkan perawatan di rumah sakit.
Meski meningkat, kondisi tersebut belum membuat fasilitas pelayanan kesehatan di Kalsel kewalahan. Pasokan oksigen, obat-obatan hingga tempat tidur masih dinilai mampu menangani pasien.
“Peningkatannya masih belum menyebabkan kewalahan lah di rumah sakit. Artinya tidak kayak COVID dulu. Kalau COVID dulu kan kita melihat sampai rumah sakit kewalahan, fasilitas pelayanan kesehatan kewalahan,” katanya.
Diauddin menjelaskan, data kasus ISPA tersebut dihitung secara mingguan sehingga perbandingan dilakukan antara kondisi sebelum dan setelah karhutla.
Ia menyebut, kondisi kabut asap dan kualitas udara yang tidak baik menjadi hal yang berkaitan dengan peningkatan kasus ISPA tersebut.
”Kelompok anak menjadi salah satu yang paling rentan terkena ISPA. Untuk pasien yang menjalani perawatan, kelompok usia 1 hingga 4 tahun tercatat paling banyak,” paparnya.
Dalam kunjungannya, Gibran juga melihat langsung kondisi pasien anak yang menjalani perawatan di RSD Idaman.
Diauddin mengatakan, sebagian pasien yang dikunjungi tersebut sudah dalam kondisi yang memungkinkan untuk dipulangkan.
“Alhamdulillah tadi sebagian besar sudah akan mau dipulangkan. Jadi ini berjalan dengan baik dan lancar,” ungkapnya.
Selain melihat kondisi pelayanan, Gibran juga memberikan apresiasi terhadap penanganan Karhutla yang dilakukan di Kalsel.