Menurut Noripansyah, keberadaan TPKJM diharapkan dapat memperluas cakupan skrining dan pelayanan kesehatan jiwa. 

Karena itu, peningkatan angka temuan tidak selalu berarti kondisi memburuk.

“Bukan berarti naiknya angka itu tidak bagus, artinya kita bisa bersinergi lebih baik lagi agar pelayanan kesehatan jiwa di Kabupaten Banjar semakin baik,” pungkasnya. (wartabanjar.com)