WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Seorang anak warga Jalan Sungai Jingah RT 06 tenggelam di Sungai Martapura dekan Soto Yana Yani, saat berenang bersama teman-temannya, Minggu (0609/2026) sore.

"Saya kita dia berpura-pura tenggelam. Saat mau saya tolong, dia malah tengelam," ujar seorang teman korbam saat ditemui di lokasi kejadian.

Dijelaskan, saat kejadian dia bersama korban dan beberapa teman-teman lain memang sedang mandi berenang di Sungai Martapura. 

Entah karena apa, korban tiba-tiba berteriak minta tolong. Karena yang lain tahu kalau dia bisa berenang, sehingga dianggap sedang guyon saja.

Namun, saat satu temannya berusaha menolong, tubuh korban langsung tenggelam.

Beberapa relawan emergency yang tiba dilokasi kejadian, berusaha melakukan pencarian secara manual di sekitar lokasi korban tenggelam.

Namun derasnya arus bawah aliran Sungai Martapura diduga membuat tubuh korban hanyut ke arah hilir.

"Ketinggian air hanya sekitar dagu orang dewasa, namun arus bawah sungai ini sangat deras," tutur seorang relawan yang menyusuri pinggoir sungai martapura.

Hingga berita ini diturunkan, personel dari Satuan polairud juga telah merapat di lokasi kejadian.

Baca Juga: Mantan Gubernur Kalsel Rudy Ariffin di Mata Ketua IKA FISIP ULM, Beliau Pengayom Generasi Muda

Baca Juga: Kerukunan Keluarga Toraja Banjarmasin Bantu Korban Gempa NTT Lewat Flobamora Kalsel

Berdasar data yang dihimpun Wartabanjar.com, selama 2026 ini ada dua kejadian orang tenggelam di sekitar lokasi kejadian.

Pada April 2026 lalu, seorang remaja tenggelam saat berusaha berenang menyeberang dari Sungai Jingah ke Kampung Hijau, Sungai Bilu.

Kejadian kedua, seorang lansia bernama Karim (71) ditemukan tewas tenggelam di sekitar Jalan Museum Perjuangan, Kelurahan Sungai Jingah, dekat Jembatan Banua Anyar/Museum Wasaka, pada April 2026 lalu. (Wartabanjar.com)