Datangi Lokasi Karhutla Kalimantan, Sherina: Bau Asap Sampai Masuk ke Pesawat
"Jadi aku melihat api yang sekecil itu aja impact asapnya udah parah banget dan aku enggak kebayang warga di sana terdampaknya seperti apa tiap hari," katanya.
Selama di Palangkaraya, Sherina juga memiliki agenda di pusat rehabilitasi BOSF (Borneo Orangutan Survival Foundation), Nyaru Menteng.
yang berkaitan dengan keselamatan satwa liar dilindungi termasuk orangutan.
"Ke pusat rehabilitasi BOSF untuk melihat sekolah hutan bagaimana beroperasi di kala seperti ini.Terdampak asap itu seperti apa dan kira-kira tindakan preventif apa saja yang tim BOSF lakukan untuk mengamankan dua ratus individu orangutan yang ada di sana," ujar Sherina.
Baca Juga: Prilly Latuconsina Ajak Warganet Bantu Korban Karhutla di Kalimantan
Tak sekadar meninjau dan menyalurkan bantuan, Sherina terlihat ikut terjun langsung ke lokasi hutan melakukan proses pembasahan guna memadamkan sisa-sisa bara api di lahan tanah gambut yang berasap tebal.
Tak berhenti di situ, aksinya berlanjut hingga ke titik lokasi pemadaman yang tergolong rawan dan berisiko tinggi di kawasan Tambore.
"Di situ yang memang bermasalah banget apinya kayak dipadamkan terus nanti muncul lagi. Kita akan menyaksikan upaya para pemadam membuat sumur sampai jam tiga pagi. Kita akan melihat itu semua besok," katanya.
Sherina pun membagikan pengalamannya melihat kondisi sekolah orangutan yang turut terdampak bencana karhutla.
Lalu, bersama tim BOSF juga menghadiri penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Universitas Palangka Raya (UPR).
Kedua pihak menjalin kolaborasi bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat guna mendukung konservasi orangutan serta ekosistemnya di Kalteng. (wartabanjar.com)