Cesc Fabregas Dinobatkan Sebagai Pelatih Terbaik Liga Italia Pascakebangkitan Menakjubkan Como
Tim asuhan Fabregas meraih hasil imbang 1,-1 yang diraih dengan susah payah saat bertandang ke markas Udinese pada laga pembuka, sebelum mengamankan kemenangan 2-1 yang menjadi pernyataan atas Napoli, yang semakin menegaskan status mereka yang terus berkembang di antara elite Italia.
Salah satu ciri khas era Fabregas adalah komitmennya yang tak tergoyahkan untuk mengembangkan talenta muda.
Pelatih asal Spanyol itu terkenal membangun proyek taktisnya di sekitar kemampuan kreatif Nico Paz, yang benar-benar berkembang pesat di bawah arahannya.
Gelandang serang muda itu menikmati musim yang gemilang pada musim lalu, tampil dalam 40 pertandingan di semua kompetisi, mencetak 13 gol dan menyumbang delapan assist.
Namun, ganjaran terbesar bagi Fabregas dan Como adalah keberhasilan bersejarah mereka lolos ke Liga Champions, di mana mereka akan menghadapi fase liga delapan pertandingan yang mendebarkan.
Tim Italia itu akan menjamu Paris Saint-Germain, Manchester United, Leipzig, dan AEK Athena di Stadio Giuseppe Sinigaglia, serta menjalani lawatan tandang yang berat untuk menghadapi Barcelona, Real Betis, Feyenoord, dan Lens.
Dikutip dari Goal, selain Fabregas, pemain Como, Nico Paz, juga meraih penghargaan sebagai Pemain Muda Terbaik Serie A 2025-2026.
Sementara itu, Inter Milan yang menjadi juara Serie A musim lalu mendominasi sejumlah kategori penghargaan sekaligus dinobatkan sebagai Klub Terbaik.
Bek kiri Inter Milan, Federico Dimarco, juga menerima penghargaan sebagai Pemain Terbaik Liga Italia musim 2025-2026. (Wartabanjar.com)