WARTABANJAR.COM - Manajemen Persebaya mengincar pelatih Bernardo Tavares selama tiga tahun untuk mewujudkan mimpi juara Super League. 

Hal tersebut diungkap CEO Persebaya, Azrul Ananda.

“Kami yakin untuk mengejar target musim ini kami telah memiliki pelatih yang tepat, Coach Tavares. saya ingin cerita sedikit, kami sudah mendekati Coach Tavares hampir tiga tahun lalu. Kami ingin Coach Tavares bergabung dengan Persebaya sejak lama dan saya baru bisa cerita sekarang,” ujar pria yang akrab disapa Azrul itu.

Saat pertama kali didekati, pelatih asal Portugal itu belum bisa menerima tawaran Persebaya. Namun, alasan penolakannya justru membuat manajemen semakin yakin dengan karakter sang pelatih.

“Coach tidak ingin meninggalkan pemain-pemainnya yang sedang menghadapi masalah di tempat sebelumnya. Pelatih yang mempunyai komitmen untuk maju bersama. Kami sangat bangga sekarang sudah memiliki Coach Tavares dan tim pelatih yang luar biasa,” sambungnya.

Untuk itu alasan mengapa Persebaya terus menjaga keinginan untuk bekerja sama dengan pelatih asal Portugal hingga akhirnya terwujud dan memimpin Francisco Rivera dkk.

Baca Juga Peralta Sebut Hanya Beruntung Loloskan Persib ke Fase Grup ACL Two

Baca Juga 10 Nomor Punggung Peralta, Persib Perkenalkan 32 Pemain Arungi Liga 1 Super League

“Kami juga sudah yakin memiliki barisan pemain yang luar biasa, di pramusim mereka sudah teruji,” kata Azrul Ananda.

Terbukti ujian selama masa pramusim menjadi bagian dari proses untuk mematangkan kesiapan tim sebelum memasuki Super league 2026/27. 

Persebaya berharap pondasi yang dibangun sejak awal dapat membantu tim menghadapi perjalanan panjang Super League.

“Persebaya sedang punya gawe besar. Persebaya butuh sinergi dari kita semua untuk mencapai impian yang sudah lama kita nantikan. Manusia bisa berusaha, tapi Tuhan yang menentukan," tutur CEO berusia 49 tahun itu.

"Insyaallah Persebaya sudah berusaha. Insyaallah Persebaya sudah memiliki sinergi luar biasa dengan seluruh stakeholdernya. Kalau Tuhan mengizinkan, Persebaya ingin menjadi juara di Super League 2026/27. Bismillah 2027! Salam Satu Nyali! Wani!,” pungkasnya. (Wartabanjar.com/ileague)