WARTABANJAR.COM - Lima titik posko pelayanan disiagakan Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Selatan untuk mendukung kebutuhan kesehatan masyarakat saat kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda Kalimantan Selatan

Hal tersebut diungkap Kepala UPTD Pelayanan Krisis dan Epidemi Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, Suriani Agreini Sagoba.

“Untuk posko pelayanan ada lima titik. Empat posko standby berdampingan dengan posko BPBD, kemudian satu posko pelayanan Rumah Oksigen berada di Bundaran Kamaratih,” ujar Suriani di Banjarbaru, Senin (31/8/2026).

Menurutnya, keberadaan posko tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pelayanan kesehatan di tengah situasi yang membutuhkan kesiapsiagaan.

Khususnya bagi masyarakat yang terdampak maupun para relawan yang berada di lapangan.

Selain posko yang bersifat tetap, UPTD Pelayanan Krisis dan Epidemi Kesehatan juga menyiagakan tim posko keliling.

Baca Juga Ada yang Naik, Harga BBM Per 1 September 2026 Berubah Lagi, Cek untuk Kalsel

Baca Juga Empat Hari Berjibaku Melawan Karhutla, Relawan Bulungan Kaltara Meninggal di Atas Alkon

Tim ini bergerak ke sejumlah lokasi untuk memberikan pelayanan kesehatan secara langsung kepada masyarakat maupun relawan yang membutuhkan.

“Di samping posko yang standby, kami juga memiliki tim yang melaksanakan posko keliling untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dan relawan yang membutuhkan pelayanan kesehatan,” jelasnya.


Suriani menambahkan, pola pelayanan melalui posko tetap dan posko keliling diharapkan dapat mempercepat respons terhadap kebutuhan kesehatan di lapangan.

Tim juga terus berkoordinasi dengan unsur terkait agar pelayanan dapat berjalan secara optimal.

Kesiapsiagaan ini merupakan bentuk komitmen Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan dalam memastikan masyarakat tetap memperoleh pelayanan kesehatan.

Sekaligus memberikan dukungan kepada relawan yang terlibat dalam penanganan di lapangan. (Wartabanjar.com/MC Kalsel/*)