11 Fasilitas Wisata Pagat Batu Benawa HST Bakal Direhabilitasi, Akses Kendaraan Disiapkan
WARTABANJAR.COM, BARABAI – Sejumlah fasilitas di kawasan wisata Desa Pagat Kecamatan Batu Benawa, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Provinsi Kalimantan Selatan, bakal dibenahi.
Sekitar 11 item sarana dan prasarana objek wisata berbasis alam di kaki Bukit Batu Bini ini masuk rencana rehabilitasi pada 2026.
Pembenahan antara lain menyasar loket, toilet, aula pertemuan, musala, gazebo hingga tangga.
Kabid Pariwisata Disporabudparekraf HST, M Ihsan, mengatakan perbaikan dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kemampuan anggaran daerah.
“Ada sekitar 11 item sarana prasarana yang perlu direhabilitasi atau diperbaiki, supaya kelihatan menarik, indah dan selalu berkesan kepada pengunjung,” kata Ihsan, Sabtu (29/8/2026).
Baca juga: Perampokan Terekam CCTV di Binjai Pirua HST, Pelaku Todongkan Sajam
Baca juga: Bekantan Ditemukan di Banua Kepayang HST, Kondisinya Kritis
Paket pekerjaan rehabilitasi dalam proses lelang melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE).
Nilai Harga Perkiraan Sendiri (HPS) pekerjaan diperkirakan mencapai Rp1,5 miliar.
Selain pembenahan fasilitas, pengembangan kawasan disiapkan pemerintah daerah.
Salah satunya rencana pembebasan lahan di sisi kawasan wisata agar akses kendaraan dapat menjangkau bagian bawah objek wisata.
“Kami rencana pembebasan tanah di samping lagi supaya akses roda empat dan roda dua bisa sampai ke bawah,” ujarnya.
Area yang nantinya dikembangkan juga direncanakan menjadi bumi perkemahan.
Pemanfaatannya dapat diarahkan untuk kegiatan Pramuka, Karang Taruna maupun kelompok sadar wisata (Pokdarwis).
Pengembangan kawasan Pagat Batu Benawa juga membuka peluang untuk menghadirkan agrowisata sebagai tambahan daya tarik bagi pengunjung.
Namun berbagai rencana tersebut akan dilakukan secara bertahap.
Masukan dari pengunjung juga menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan fasilitas yang perlu diperbaiki.
Hal tersebut diharapkan dapat membuat kawasan wisata Pagat Batu Benawa semakin nyaman sekaligus memiliki daya tarik yang lebih kuat.
“Kami banyak menampung masukan para pengunjung. Harapannya kita bisa berbenah lagi dengan objek wisata kita dan menjadikan Gunung Batu Pagat sebagai ikon HST,” pungkas Ihsan.(wartabanjar.com)