Kapolres Banjarbaru Bantu Sembako dan Sumur Bor untuk Pesantren Terdampak Karhutla
Kapolres mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polri untuk hadir di tengah masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan bantuan maupun menghadapi situasi darurat.
“Kami hadir untuk masyarakat, salah satunya melalui kegiatan sosial yang juga rutin kami laksanakan di jajaran Polres Banjarbaru,” tuturnya.
Ia juga mengimbau masyarakat, agar segera melaporkan apabila menemukan kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), termasuk kebakaran.
“Sekali lagi kami mengimbau masyarakat apabila ada masalah hukum di lingkungan maupun kebakaran, secepatnya laporkan melalui 110. Kami akan hadir secepatnya,” tandasnya.
Sementara Pengasuh Pesantren Darul Mukhlasin Al-Masruryy, Ustadz Rodi, mengaku terharu atas bantuan yang diberikan jajaran Polres Banjarbaru.
Menurutnya, bantuan sembako tersebut sangat membantu memenuhi kebutuhan para santri. Terlebih, rencana bantuan sumur bor dinilai menjadi langkah penting untuk mengantisipasi ancaman kebakaran.
“Ini berkah yang luar biasa kepada kami. Sembako ini sangat membantu. Apalagi Pak Kapolres juga membantu sumur bor untuk kami, agar apabila terjadi kebakaran di wilayah belakang kami bisa antisipasi,” ungkap Ustadz Rodi.
Ia menjelaskan, posisi pesantren yang cukup jauh dari permukiman warga dan kondisi akses jalan yang masih rusak, menjadi salah satu kendala apabila terjadi kebakaran.
“Pasalnya pondok kami jauh dari jangkauan tetangga dan jalan masih rusak,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.
Bantuan tersebut diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan pesantren sekaligus membantu mencegah dan mengantisipasi dampak karhutla di kawasan Jalan Kurnia Ujung, Landasan Ulin Utara. (Wartabanjar.com)