FGD KPJU Unggulan UMKM Tabalong Bahas Strategi Pengembangan Ekonomi Daerah
WARTABANJAR.COM, TANJUNG — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabalong bersama Bank Indonesia (BI) dan Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban), menggelar Focus Group Discussion (FGD) Penelitian Komoditas/Produk/Jenis Usaha (KPJU) Unggulan UMKM Kabupaten Tabalong, Selasa (18/08/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Balai Rakyat H Dandung Suchrowardi tersebut, mengusung tema "Mengidentifikasi Komoditas Prioritas dan Strategi Pengembangan Ekonomi Daerah yang Berdaya Saing dan Berkelanjutan".
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Tabalong, Muhammad Zainal Arifin, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengidentifikasi potensi UMKM, yang dapat dikembangkan sebagai komoditas unggulan daerah.
Menurutnya, Tabalong memiliki posisi strategis karena berada di wilayah paling utara Kalimantan Selatan, dan berbatasan langsung dengan kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).
"Kebetulan kami juga menjadi pintu gerbang IKN, semoga kegiatan peserta dapat memberikan timbal balik, sehingga tujuan dari penelitian dapat tercapai," kata Zainal.
Ia berharap hasil penelitian KPJU nantinya dapat memberikan gambaran mengenai sektor usaha, yang memiliki potensi untuk dikembangkan lebih jauh.
"Kita lihat bagaimana strategi pengembangannya sehingga dapat menunjang ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.
Baca Juga: Semarak HUT Ke-81 RI , Warga Masingai II Gelar Pawai Motor dan Sepeda Listrik Hias
Baca Juga: Momentum Peringatan HUT Ke-81 RI, Kecamatan Upau Pamer Tiga Prestasi di Tingkat Provinsi Kalsel
Melalui penelitian tersebut, Pemkab Tabalong berharap dapat memperoleh rekomendasi terkait komoditas, produk, maupun jenis usaha, yang memiliki daya saing serta berpotensi menjadi penggerak perekonomian daerah secara berkelanjutan. (wartabanjar.com)