Konsep Digitalisasi Turut Diusung Pemkab Tanah Bumbu di Kalsel Expo 2026
Penerapan QRIS juga digunakan dalam penjualan produk pentol yang menjadi salah satu daya tarik stand Tanah Bumbu. Melalui Dinas Perikanan, Pemkab Tanah Bumbu membawa sekitar 100 kilogram pentol untuk dibagikan secara gratis kepada pengunjung selama pelaksanaan expo.
Setelah pembagian gratis, produk pentol juga tersedia untuk dibawa pulang oleh masyarakat dengan sistem pembayaran menggunakan QRIS.
"Manfaat QRIS banyak sekali. Tanah Bumbu tahun ini juga membagikan pentol gratis 100 kilo. Kemudian ketika masyarakat mau bawa pulang ke rumah, kita menjual produk-produk pentol tersebut. Jadi ketika pembayaran tinggal QRIS, mempermudah proses, tidak ada uang tunai dan semua tercatat secara real time," jelasnya.
Konsep digitalisasi tersebut diterapkan dalam keikutsertaan Tanah Bumbu yang menempati delapan stan pada Kalsel Expo 2026.
Awalnya, keikutsertaan Tanah Bumbu hanya melibatkan Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (Diskumdagri) serta Dekranasda. Namun, sesuai arahan Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif, keterlibatan diperluas dengan menghadirkan perangkat daerah dan sektor terkait lainnya.
Perangkat daerah yang terlibat di antaranya Diskumdagri, Dekranasda, DPMPTSP, Dinas Pariwisata, Dinas Perikanan serta Diskominfosp.
Pemkab Tanah Bumbu juga menggandeng pelaku usaha, salah satunya PT Jhonlin Agro Raya, untuk memperkenalkan potensi industri serta produk turunan kelapa sawit.
Pada area digital, Dinas Pariwisata menampilkan informasi dan video mengenai destinasi wisata Tanah Bumbu. DPMPTSP menyajikan informasi kawasan investasi, sedangkan PT Jhonlin Agro Raya turut menampilkan kawasan investasi dan produk-produk hasil turunan kelapa sawit.
Tidak hanya melalui barcode, branding digital Tanah Bumbu juga diperkuat dengan penggunaan videotron. Layar digital tersebut menampilkan berbagai informasi dan visual yang menggambarkan perkembangan serta potensi Kabupaten Tanah Bumbu menuju tahap digitalisasi.
Konsep tersebut menjadi bagian dari upaya membangun citra Tanah Bumbu sebagai daerah yang terbuka terhadap perkembangan teknologi, memiliki potensi ekonomi yang beragam dan memberikan kemudahan akses informasi bagi masyarakat maupun calon mitra usaha.