Perusahaan mengatakan, perluasan jumlah pelanggan berbayar tersebut berpotensi meningkatkan pendapatan kreator.

YouTube menjelaskan bahwa pendapatan dari pelanggan Premium dibagikan kepada kreator berdasarkan waktu tonton, dengan porsi sekitar 55 persen untuk video berdurasi panjang dan 45 persen untuk Shorts. 

Perubahan syarat monetisasi ini menjadi pembaruan terbesar YouTube Partner Program sejak 2018, dan menandai upaya YouTube untuk lebih menekankan kualitas serta konsistensi konten, di tengah makin ketatnya persaingan di ekonomi kreator. (Wartabanjar.com)