“Pengaruh banget itu yang online, gede pengaruhnya. Lebih kuat yang online saat ini,” kata Yaman.

Meski demikian, Yaman mengaku masih ada masyarakat yang memilih datang langsung ke lapaknya untuk membeli bendera.

Hingga saat ini, dia telah menjual lebih dari 20 bendera. Namun, jumlah penjualan setiap harinya belum dapat dipastikan.

“Kalau pendapatan saat ini enggak bisa diprediksi lagi. Kadang-kadang laku, kadang satu hari kejual satu. Tapi ini alhamdulillah sudah ada laku 20 bendera lebih,” ujarnya.

Para pedagang musiman berharap meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, dapat kembali mendongkrak penjualan.

Mereka masih mengandalkan pembeli yang datang langsung hingga batas waktu berjualan menjelang 17 Agustus.

Bagi pedagang bendera musiman, momen perayaan kemerdekaan setiap tahun menjadi kesempatan untuk mendapatkan tambahan pendapatan. 

Namun, perkembangan perdagangan digital membuat persaingan semakin berat bagi mereka yang masih mengandalkan penjualan secara konvensional. (wartabanjar.com/Suhardi)