WARTABANJAR.COM - Persija Jakarta akan menghadapi Arema FC di perebutan tempat ketiga Piala Presiden 2026 pada Kamis, 6 Agustus 2026 .

Arema tersingkir dari tiket final usai dikalahkan Persebaya 1-0, sementara Persija harus mengakui kemenangan atas Persib 2-1.

Bek Persija, Pratama Arhan, memastikan ia dan rekan-rekannya mengambil pelajaran dari laga semifinal Piala Presiden 2026. 

Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Selasa (4/8/2026) petang, Macan Kemayoran mengakhiri laga dengan skor 1-2.

Persija tertinggal dua gol lebih dulu pada babak pertama lewat aksi Uilliam Barros (22’) dan Balsa Sekulic (28’).

Sejatinya, dalam 45 menit pertama, tim besutan Shin Tae-yong mampu menciptakan banyak peluang, salah satunya lewat sepakan Eksel Runtukahu di depan gawang Persib. 

Sayangnya, arah bola masih melambung di atas mistar gawang lawan.

Baca Juga Sejarah 11 Tahun Striker Montenegro Loloskan Persib ke Final Piala Presiden 

Baca Juga Ancaman Skenario Vietnam Mengalah dari Kamboja Jegal Indonesia ke Semifinal Piala AFF

Memasuki babak kedua, pelatih Shin Tae-yong mengubah komposisi timnya. Beberapa nama yang masuk memberikan dampak positif, seperti Victor Dethan dan Kwon Chang-hoon yang terlibat langsung dalam proses terciptanya gol Persija pada menit ke-86. 

Aksi Dethan di sisi kiri berujung pada operan mendatar di dalam kotak penalti Persib. Laju bola itu dikonversi menjadi gol melalui sepakan kaki kiri Kwon Chang-hoon pada menit ke-86.

Menurut Arhan, hasil yang didapat timnya justru menjadi bahan evaluasi yang berharga untuk terus berkembang. 
 
“Pertama-tama saya mengucapkan selamat buat Persib karena melaju ke final. Buat saya dan teman-teman, ini akan menjadi pembelajaran untuk memperbaiki kesalahan-kesalahan kami,” ucap Arhan.

Arhan pun menilai proses adaptasi tim masih terus berjalan. Dengan komposisi skuad yang banyak mengalami perubahan, ia meyakini performa Persija akan semakin meningkat seiring bertambahnya waktu kebersamaan.