WARTABANJAR.COM - Final Piala Presiden 2026 akan mempertemukan Persib Bandung dan Persebaya Surabaya pada Kamis, 6 Agustus 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. 

Persib Bandung memastikan tiket final usai mengalahkan Persija Jakarta 2-1 di babak semifinal. 

Sementara Persebaya berhasil menaklukkan Arema FC 1-0 dan lolos ke final Piala Presiden 2026.

Gol sundulan Yuran Fernandes pada penghujung babak pertama menjadi penentu kemenangan sekaligus mengantarkan Bajol Ijo bertemu Persib Bandung di laga puncak.

Sebelumnya Pelatih Persib, Igor Tolic mengakui timnya harus bekerja keras karena kondisi fisik para pemain mulai terkuras.

Pangeran Biru tampil dominan pada babak pertama dan berhasil membangun keunggulan melalui gol Uilliam Barros pada menit ke-22 serta eksekusi penalti Balsa Sekulic enam menit berselang.

Baca Juga Sejarah 11 Tahun Striker Montenegro Loloskan Persib ke Final Piala Presiden 

Baca Juga Ancaman Skenario Vietnam Mengalah dari Kamboja Jegal Indonesia ke Semifinal Piala AFF

Namun memasuki babak kedua, intensitas permainan Persib menurun seiring meningkatnya tekanan dari Persija yang akhirnya mampu memperkecil ketertinggalan lewat Kwon Changhoon pada menit ke-86.

"Perihal pertandingan, di babak pertama Persib main dengan baik. Lalu di babak kedua, kami melihat semua pemain sudah mulai kelelahan sementara Persija mulai tampil lepas," ujar Tolic seusai pertandingan.

Menurut Tolic, Persib sebenarnya memiliki peluang untuk mengakhiri pertandingan lebih cepat sejak babak pertama. 

Namun, ia juga mengakui Persija menunjukkan peningkatan performa yang membuat pertandingan berlangsung ketat hingga peluit panjang dibunyikan.

"Di babak pertama, kami bisa unggul 3 atau 4-0. Tapi di babak kedua, kami juga sebenarnya bisa saja akhirnya kalah. Kredit untuk para pemain Persija juga yang telah menunjukkan permainan terbaiknya," katanya.

Kemenangan ini mengantarkan Persib melaju ke partai final Piala Presiden 2026. 

Kendati demikian, Tolic menegaskan fokus utamanya kini bukan menyusun strategi, melainkan memastikan kondisi seluruh pemain tetap bugar setelah menjalani jadwal pertandingan yang padat sepanjang turnamen.