​WARTABANJAR.COM, BANJARBARU - Keberhasilan Polda Kalimantan Selatan mengungkap peredaran narkotika dalam jumlah besar mendapat apresiasi dari Anggota Komisi III DPR RI Dapil Kalimantan Selatan I, Habib Aboe Bakar Al Habsyi.

Ia menilai keberhasilan tersebut tidak hanya terlihat dari banyaknya barang bukti yang diamankan, tetapi juga dampak besar yang ditimbulkan bagi masyarakat.

Habib Aboe sapaan akrabya, mengatakan hal itu saat menghadiri konferensi pers pemusnahan barang bukti narkotika di Mapolda Kalsel, Selasa (4/8/2026).

”Pengungkapan kasus dan pemusnahan barang bukti pada hari ini bukan sekadar rutinitas penegakan hukum, melainkan bukti nyata komitmen Polri dalam mendukung penuh program Asta Cita Presiden RI,” ujarnya.

Baca juga: Hampir 32 Kilogram Sabu Gagal Beredar di Kalsel, Dua Kurir Merupakan Jaringan Fredy Pratama

Menurut Habib Aboe, pengungkapan tersebut bukan hanya berhasil mengamankan barang bukti narkotika, tetapi juga memberikan dampak besar bagi keselamatan masyarakat.

”Polda Kalsel berhasil menyelamatkan 863.033 jiwa rakyat Indonesia dari bahaya penyalahgunaan narkoba,” ungkapnya.

Ia menambahkan, keberhasilan tersebut juga berdampak pada penghematan biaya rehabilitasi yang harus ditanggung negara maupun masyarakat.

”Langkah ini menghemat anggaran rehabilitasi negara dan masyarakat hingga Rp4,3 triliun, serta menyita barang bukti ilegal senilai Rp311 miliar,” jelasnya.

Baca juga: Pemkab Tabalong Sediakan Layanan Gratis Servis Keliling Alsintan, Petani Tak Perlu Datang ke Bengkel

Habib Aboe menilai narkoba masih menjadi ancaman serius karena tidak hanya merusak individu, tetapi juga berdampak terhadap keluarga hingga masa depan generasi muda.

”Narkoba adalah kejahatan luar biasa yang tidak bisa kita beri ruang sedikit pun,” tegasnya.

Karena itu, ia berharap sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, DPR RI dan masyarakat terus diperkuat agar peredaran narkotika dapat ditekan.

”Sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, DPR RI dan seluruh lapisan masyarakat adalah kunci untuk memutus mata rantai peredaran barang haram ini,” tandasnya. (wartabanjar.com)