Mantan Bomber Juventus Sebut Inter Milan Favorit Juara Liga Italia 2026-2027
“Dia telah membuktikan bahwa dia siap sebagai pelatih dan bahwa dia adalah orang yang cerdas," puji Vieri.
“Dia memahami cara membangkitkan kebanggaan para juara yang terluka, akibat kekalahan di final Liga Champions melawan Paris Saint-Germain atau PSG. Inter membutuhkan sosok seperti itu untuk bereaksi.”
“Di Italia, mereka benar-benar mendominasi sekaligus memainkan sepak bola yang indah. Akan ada sedikit tekanan mulai sekarang karena tidak pernah mudah meraih gelar berturut-turut. Namun, Chivu terbiasa mengelola tekanan, bahkan saat masih menjadi pemain, dan dia tidak akan mengalami masalah,” tambah Vieri.
Ketika disinggung mengenai potensi risiko tim mengalami penurunan performa di liga domestik akibat fokus berlebih di ajang Liga Champions, Vieri memberikan pandangan tegas.
“Mari kita luruskan kesalahpahaman ini. Jika kamu bermain untuk Inter, kamu ingin memenangkan setiap pertandingan, dan karenanya semua gelar yang mungkin diraih,” ujar Vieri.
“Saat kamu masuk ke San Siro, kamu bahkan tidak terlalu memikirkan lawan di hadapanmu. Kamu hanya berpikir untuk melakukan yang terbaik, agar tidak mengecewakan 75.000 orang yang membayar untuk menontonmu setiap pekan.”
Menanggapi peluang peningkatan performa di kubu Inter setelah sukses meraih gelar ganda domestik musim lalu, Vieri menekankan bahwa mentalitas menjadi kunci utama kesebelasan tersebut.
“Ini soal mentalitas. Setelah memenangkan dua trofi, kamu harus turun ke lapangan tahun berikutnya dengan keyakinan bahwa kamu bisa meraih tiga trofi. Seragam yang kamu kenakan menuntut hal itu darimu,” pungkasnya. (Wartabanjar.com)