Penitia: Hoax Piala Presiden 2026 Tanpa Semifinal
WARTABANJAR.COM, JAKARTA - Minggu (02/08/2026) beredar surat dari Panitia Piala Presiden 2026, yang menyatakan tak akan menggelar partai semifinal.
Dalam surat bernomer 150/PP-OC/VIII/2026 bertanggal 1 Agustus 2026 itu, Ketua Panitia Pelaksana, Tsamara Amany, menyampakan pemberitahuan kalau pasca-laga di level grup akan langsung digelar partai final.
Tsamara Amany menyampaikan, seluruh pertandingan Babak Penyisihan Grup A Piala Presiden 2026 telah selesai dilaksanakan.
"Klub yang menempati peringkat pertama akan bertanding pada pertandingan final Piala Presiden. Klub yang menempati peringkat kedua akan bertanding untuk memperebutkan peringkat ketiga," tulisnya.
Jika mengacu pada surat tersebut, laga final akan mempertemukan Persib Bandung melawan Persebaya Surabaya, sedang Arema melawan Persija memperebutkan peringkat ketiga.
Saat dihubungi wartawan terkait surat itu, Tsamara Amany menegaskan bahwa informasi tersebut adalah hoax.
Dia menyatakan sejak awal digelar, Piala Presiden memakai format fase grup, semifinal, dan final.
"Tidak," singkat Tsamara Amany. "Piala Presiden 2026 sejak awal sudah pasti ada semifinal dan final. Clear ya. Di mana? Nah, tunggu. Segera diumumkan," sambung Tsamara seperti dikutip viva.co.id.
Lebih lanjut, Tsamara menegaskan venue semifinal Piala Presiden 2026 akan diumumkan hari ini. "Nanti kami umumkan jam 15:00 WIB," pungkasnya
Anggota Steering Committee (SC), Arya Sinulingga, pun menegaskan kabar penghapusan semifinal tidak benar.
Arya menyatakan surat yang beredar di publik pada Minggu (02/08/2026) itu pagi adalah palsu.
Meski format kompetisi sudah tegas, lokasi pertandingan semifinal belum ditetapkan dan akan diumumkan pada jumpa pers Minggu sore di Surabaya.
Arya Sinulingga, yang juga Anggota Exco PSSI, memastikan pertandingan semifinal Piala Presiden 2026 tetap berlangsung.
Penegasan ini disampaikan, setelah muncul isu yang menyebut babak empat besar ditiadakan.
Melalui akun Instagram, Arya membantah informasi keliru yang beredar dan mengingatkan bahwa keputusan tuan rumah untuk fase berikutnya akan diambil setelah penyisihan grup.
Arya juga menegaskan ada pihak yang menyebarkan hoaks terkait format dan penunjukan venue.